Semarang, 19 April 2025 — Sebuah momen hangat dan penuh makna terjadi pada Sabtu pagi ketika rombongan lansia dari Posyandu ILP Melati 2 Petompon mendapatkan kesempatan untuk menikmati perjalanan menggunakan Bus Listrik milik Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan publik yang inklusif dan ramah lingkungan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Perjalanan dimulai dari kawasan Petompon menuju titik rekreasi edukatif di pusat kota Semarang. Dengan semangat dan senyum yang terpancar, para lansia tampak antusias menaiki bus bertenaga listrik yang dikenal nyaman, bersih, dan tanpa emisi gas buang.

“Ini pengalaman pertama saya naik bus listrik. Nyaman sekali dan tidak bising,” ungkap Ibu Sumarni, salah satu peserta yang berusia 72 tahun.
Program ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi bagi para lansia, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap para sosok inspiratif yang telah berkontribusi dalam keluarga dan masyarakat. Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan bekerja sama dengan pengelola Posyandu ILP Melati 2 berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi layanan publik berkelanjutan yang berpihak pada lingkungan dan kelompok rentan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang menyampaikan bahwa layanan bus listrik akan terus dikembangkan untuk menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok lansia.
“Lansia adalah aset berharga. Sudah selayaknya mereka mendapatkan pelayanan yang ramah, nyaman, dan peduli terhadap kesehatan serta lingkungan,” jelasnya.
Dengan kombinasi antara teknologi transportasi hijau dan pendekatan sosial yang humanis, Kota Semarang menunjukkan komitmennya menjadi kota cerdas, ramah lingkungan, dan inklusif bagi semua warganya.




