SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) resmi memberlakukan skema rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan protokol pada Jumat, 17 April 2026. Langkah ini diambil guna mendukung kelancaran gelaran Karnaval Paskah yang dijadwalkan melintasi jalur bersejarah dari kawasan Kota Lama menuju Balaikota Semarang.
Pengalihan arus dan penutupan jalan secara situasional ini bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan volume kendaraan serta memberikan ruang aman bagi peserta karnaval dan masyarakat yang ingin menyaksikan rangkaian acara tersebut.
Waktu dan Jalur Pengalihan Arus
Rekayasa lalu lintas akan dimulai secara serentak pada pukul 13.00 WIB. Fokus utama pengalihan arus berada pada simpul-simpul jalan yang bersinggungan langsung dengan rute karnaval.
Berdasarkan data operasional Dishub Kota Semarang, titik-titik krusial yang akan mengalami pengalihan antara lain:
- Simpang Sendowo (Kota Lama): Sebagai titik awal keberangkatan peserta.
- Jalan Gajahmada: Pengaturan arus untuk mengurangi beban kendaraan menuju arah tengah kota.
- Jalan Imam Bonjol: Penutupan situasional bagi kendaraan yang hendak menuju kawasan Jalan Pemuda.
Masyarakat yang biasanya melintasi Jalan Pemuda diimbau untuk mencari rute alternatif sejak siang hari, mengingat jalur ini akan menjadi pusat konsentrasi massa hingga acara berakhir di area Balaikota.
Fasilitas Kantong Parkir bagi Pengunjung
Guna menghindari parkir liar yang dapat memperparah kemacetan, Dishub telah memetakan beberapa lokasi parkir resmi yang dapat dimanfaatkan oleh warga maupun penonton karnaval:
- DP Mall: Lokasi strategis bagi warga yang ingin menyaksikan garis finis di Balaikota.
- Kawasan Udinus: Tersedia lahan parkir luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
- SMA Negeri 3 Semarang: Area parkir tambahan di dekat pusat keramaian.
- Titik Parkir Pendukung Lainnya: Beberapa ruas jalan di luar jalur utama yang telah ditunjuk oleh petugas lapangan.
Kesigapan Personel dan Imbauan Keselamatan
Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang melalui bidang terkait menegaskan bahwa personel gabungan akan disiagakan di setiap persimpangan untuk membantu navigasi pengguna jalan. Petugas akan mengarahkan pengendara secara manual mengikuti rambu-rambu portabel yang telah dipasang.
“Kami mengimbau warga Semarang untuk tetap sabar dan mematuhi arahan petugas di lapangan. Bagi pengguna jalan yang tidak berkepentingan di pusat kota, sangat disarankan untuk menghindari rute Kota Lama hingga Balaikota agar perjalanan tetap lancar,” tulis keterangan resmi Humas Dishub.
Selain itu, masyarakat diajak untuk saling menghormati sesama pengguna jalan dan tetap mengutamakan keselamatan berkendara di tengah dinamika arus lalu lintas hari Jumat ini.




