SEMARANG – Sebuah operasi evakuasi besar-besaran dilakukan oleh pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Semarang untuk mengevakuasi truk towing yang mengangkut alat berat jenis bore pile di Jalan Turunan Gombel Lama. Operasi ini dimulai sejak Senin, 11 Agustus 2025, setelah truk dan muatannya mengalami kecelakaan.
Evakuasi menjadi tantangan berat bagi tim di lapangan karena berat muatan yang mencapai 72 ton dan cuaca yang tidak menentu. Hujan lebat beberapa kali menghambat proses evakuasi yang sudah berlangsung sejak dini hari. Setelah upaya berjam-jam, truk towing berhasil dievakuasi pada pukul 17.00 WIB. Namun, saat mengevakuasi alat berat bore pile itu sendiri, salah satu dari dua unit crane yang dikerahkan mengalami putus tali baja, menyebabkan alat berat tersebut jatuh kembali.
Untuk mengurangi dampak kemacetan di area sekitar, pihak berwajib melakukan rekayasa lalu lintas. Jalan Gombel Baru yang semula satu arah diubah menjadi dua arah, untuk mengalihkan kepadatan kendaraan dari Jalan Setiabudi dan Jalan Gombel Lama. Masyarakat juga diimbau untuk menghindari jalur tersebut melalui himbauan manual dan media sosial. Hingga laporan ini dibuat, perbaikan tali baja crane masih dilakukan dan proses evakuasi akan dilanjutkan.
Tim evakuasi, yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi, S.Ag., S.H., M.H., terus bekerja keras untuk menyelesaikan evakuasi dan memastikan keamanan serta kelancaran lalu lintas di area tersebut kembali normal.










