Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Dishub Berlakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas Kawasan Tugu Muda 13–14 Oktober 2026

Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Dishub Berlakukan Pengalihan Arus Lalu Lintas Kawasan Tugu Muda 13–14 Oktober 2026

(SEMARANG) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama Satlantas Polrestabes Semarang memberlakukan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Tugu Muda dan sekitarnya. Kebijakan penutupan jalan secara berkala ini dilaksanakan dalam rangka memperingati agenda tahunan Pertempuran 5 Hari di Semarang.

Pengalihan arus lalu lintas dijadwalkan berlangsung selama dua hari berturut-turut, yakni pada Selasa, 13 Oktober 2026 (Gladi Bersih Upacara) dan Rabu, 14 Oktober 2026 (Puncak Upacara Peringatan). Selama periode tersebut, penutupan kawasan Tugu Muda akan dimulai dari pukul 17.00 WIB hingga selesai.

Rincian Titik Penutupan dan Pengalihan Arus Jalan

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga kekhidmatan jalannya upacara peringatan, petugas gabungan akan melakukan pengalihan arus di beberapa titik persimpangan utama menuju Tugu Muda:

  1. Jalan Mgr. Soegiopranoto: Penutupan arus lalu lintas dilakukan di depan LP Wanita Bulu. Kendaraan dialihkan memutar ke arah Jalan Indraprasta.
  2. Jalan Dr. Sutomo: Pengalihan arus dimulai dari Simpang Kariadi/Jalan Kaligarang.
  3. Jalan Pandanaran: Arus kendaraan dari arah barat/Simpang Lima dibelokkan di Simpang Eka Karya/Jalan Kyai Saleh/Jalan Pekunden.
  4. Jalan Pemuda: Penutupan dan pengalihan arus dipusatkan di Simpang Paragon (depan Mall Paragon) menuju Jalan Kapten Piere Tendean.

Kantong Parkir dan Imbauan Pengguna Jalan

Bagi masyarakat maupun tamu undangan yang hendak menyaksikan jalannya upacara peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang, Dishub Kota Semarang telah menyiapkan 4 lokasi kantong parkir resmi di sekitar area Tugu Muda:

  • Titik Parkir 1: Pasar Bulu
  • Titik Parkir 2: Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS)
  • Titik Parkir 3: Gereja Katedral Semarang
  • Titik Parkir 4: Ruko Jalan Pandanaran

Pemerintah Kota Semarang memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat penutupan akses di sekitar pusat kota. Para pengguna jalan yang hendak melintas diimbau untuk mencari rute alternatif, mematuhi petunjuk rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.

This will close in 0 seconds

This will close in 0 seconds