Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, Pemkot Semarang Tekankan Sinergi Lintas Sektor

Evaluasi Angkutan Lebaran 2026, Pemkot Semarang Tekankan Sinergi Lintas Sektor

SEMARANG) – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan transportasi publik. Sebagai langkah konkret pasca-pelaksanaan arus mudik dan balik, Dishub Kota Semarang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Analisa dan Evaluasi Angkutan Lebaran 2026 di Hotel Quest Semarang, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelayanan sekaligus mengidentifikasi tantangan teknis maupun operasional yang muncul selama masa Lebaran 2026. Sinergi lintas sektoral diakui menjadi kunci utama keberhasilan dalam menjaga kelancaran lalu lintas di Kota Semarang.

Kolaborasi Lintas Instansi

Untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif, rapat ini menghadirkan narasumber dari berbagai instansi terkait, di antaranya:

  • Darmin, S.H., M.H. (Kanit Kamsel Satlantas Polrestabes Semarang)
  • Muhamad Sihabuddin, S.E. (Representative Office 2 PT Jasa Marga Transjawa Tol Semarang)
  • Ir. Victor Tri Karyantonugroho, S.T., M.T. (Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang)

Dalam sesi diskusi interaktif, seperti yang terlihat dalam rakor 23 juni 2026 4.jpeg, para narasumber memaparkan evaluasi mendalam mengenai manajemen lalu lintas, kondisi infrastruktur jalan, hingga pengelolaan arus kendaraan. Sinergi ini tercermin dalam suasana diskusi yang dinamis di mana seluruh pihak berbagi masukan konstruktif, sebagaimana diabadikan dalam rakor 23 juni 2026.jpeg.

Komitmen Perbaikan Berkelanjutan

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Semarang, R. Ambar Prasetyo, S.E., saat memberikan paparan dalam rakor 23 juni 2026 3.jpg, menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi menyukseskan Angkutan Lebaran tahun ini.

“Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Lebaran merupakan hasil kerja sama dan koordinasi seluruh pihak. Tantangan yang masih ditemui di lapangan akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi ke depan,” ujar R. Ambar Prasetyo.

Foto kebersamaan seluruh peserta rapat, seperti yang tampak dalam rakor 23 juni 2026 2.jpg, menegaskan semangat kolaborasi untuk mewujudkan sistem transportasi yang lebih taktis, inovatif, dan antisipatif. Pemerintah Kota Semarang berharap hasil rumusan koordinasi ini menjadi landasan kuat agar pelayanan angkutan pada masa mendatang berlangsung semakin aman, lancar, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

This will close in 0 seconds