SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui dinas terkait resmi memulai pengerjaan proyek peninggian Jalan Raya Kaligawe, Semarang. Proyek ini dilakukan sebagai upaya jangka panjang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara, mengingat kawasan tersebut merupakan titik rawan banjir dan rob yang sering menghambat arus lalu lintas.
Proyek ini dijadwalkan berlangsung selama dua bulan penuh, mulai dari 10 Januari hingga 10 Maret 2026. Mengingat pentingnya jalur ini bagi logistik nasional, masyarakat diimbau untuk menyimak detail pengerjaan agar perjalanan tidak terganggu.
📍 Lokasi dan Teknis Pengerjaan
Pengerjaan peninggian jalan ini difokuskan pada titik paling krusial, yakni di depan RSI Sultan Agung. Namun, area terdampak proyek (zona pengerjaan) mencakup wilayah yang lebih luas agar elevasi jalan merata, yaitu:
- Titik Awal: Ujung Tol Kaligawe.
- Titik Akhir: Traffic Light (Lampu Merah) Terboyo.
- Tahap Pertama: Pengerjaan dimulai dari jalur arah Semarang menuju Demak.
Akibat adanya alat berat dan peninggian badan jalan, jalur tersebut dipastikan akan mengalami penyempitan lajur yang berpotensi memicu kemacetan panjang, terutama pada jam keberangkatan dan kepulangan kerja.
🗓️ Jadwal Penting (Catat Tanggalnya!)
Agar masyarakat dapat merencanakan perjalanannya, berikut adalah jadwal pelaksanaan proyek:
| Informasi | Detail Pelaksanaan |
| Tanggal Mulai | 10 Januari 2026 |
| Target Selesai | 10 Maret 2026 |
| Status Jalur | Berlaku penyempitan jalur / buka-tutup (kondisional) |
🚗 Jalur Alternatif (Menghindari Kaligawe)
Untuk menghindari penumpukan kendaraan di area proyek, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang sangat menyarankan pengendara, khususnya kendaraan pribadi dan sepeda motor dari arah Semarang yang ingin menuju Demak/Surabaya, untuk mengambil jalur alternatif berikut:
- Rute Alternatif: Pedurungan ➔ Jalan Wolter Monginsidi ➔ Genuk ➔ Demak.
- Tujuan: Menghindari kemacetan di simpang Tol Kaligawe dan penumpukan di depan RSI Sultan Agung.
⚠️ Imbauan bagi Pengguna Jalan
Pemerintah Kota Semarang memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pengerjaan ini. Masyarakat diminta untuk:
- Berangkat Lebih Awal: Mengingat adanya potensi perlambatan arus di titik proyek.
- Patuhi Rambu & Petugas: Ikuti arahan petugas Dishub atau kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi proyek.
- Gunakan Aplikasi Navigasi: Selalu pantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui Google Maps atau Waze sebelum melakukan perjalanan.
Peninggian jalan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Jalur Pantura Semarang-Demak tetap tangguh menghadapi cuaca ekstrem dan rob di masa depan. Mari bersama-sama mendukung pembangunan ini demi keamanan dan kenyamanan berkendara yang lebih baik.
#SemarangPemkot #SemarangBersatu #InfoLaluLintas #Kaligawe #KotaSemarang #InfoKejadianSemarang





