🚛 Jaga Kelancaran Pagi, Dishub Semarang Tertibkan Truk Besar di Simpang Jrakah

SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang memperketat pengawasan terhadap jam operasional angkutan barang di titik-titik krusial kota. Pada Selasa (7/4/2026) pagi, petugas yang bersiaga di Simpang Jrakah melakukan pengamanan terhadap sejumlah kendaraan barang (KBM) truk besar yang hendak melintas menuju Jalan Prof. Hamka sebelum waktu yang diperbolehkan.

Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas masyarakat di jam berangkat kerja dan sekolah tidak terganggu oleh keberadaan kendaraan berat yang berpotensi memicu kemacetan maupun risiko kecelakaan di jalur tanjakan.

Penegakan Aturan Jam Operasional di Jalur Prof. Hamka

Jalan Prof. Hamka merupakan salah satu jalur arteri yang memiliki karakteristik tanjakan tajam dan volume kendaraan yang sangat padat pada pagi hari. Oleh karena itu, pengaturan waktu bagi truk besar menjadi prioritas utama tim pengendali lalu lintas Dishub Kota Semarang.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak fajar tadi, petugas secara sigap menghentikan dan mengarahkan truk-truk besar untuk menunggu di kantong parkir atau jalur yang aman hingga jam operasional yang ditentukan tiba.

“Kegiatan di Simpang Jrakah pagi ini fokus pada pengamanan KBM truk besar yang mencoba masuk ke arah Prof. Hamka mendahului jam operasional. Hal ini krusial agar jalur pendidikan dan perkantoran di Ngaliyan tetap kondusif,” tulis laporan resmi personil Dishub Semarang di lokasi.

Kondisi Lalu Lintas: Ramai Lancar Tanpa Hambatan

Meskipun terdapat upaya penertiban kendaraan berat, arus lalu lintas di Simpang Jrakah secara umum terpantau ramai lancar. Tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti di lajur utama. Kesigapan petugas di lapangan dalam mengatur sirkulasi kendaraan dari arah barat (Kendal) maupun arah pusat kota terbukti efektif menjaga ritme pergerakan kendaraan.

Poin utama dari kegiatan pengaturan pagi ini meliputi:

  • Sterilisasi Lajur: Memastikan tidak ada truk besar yang “mencuri” waktu melintas di tengah kepadatan kendaraan pribadi.
  • Navigasi Manual: Petugas melakukan pengaturan lampu lalu lintas secara situasional untuk mengurai antrean di persimpangan.
  • Edukasi Driver: Memberikan teguran dan imbauan kepada pengemudi logistik agar mematuhi rambu pembatasan jam melintas.

Himbauan bagi Pengusaha Angkutan dan Masyarakat

Dishub Kota Semarang mengimbau kepada pemilik perusahaan angkutan barang agar selalu mengingatkan pengemudinya untuk menaati peraturan lalu lintas yang berlaku di Kota Semarang, khususnya mengenai pembatasan jam operasional di jalur-jalur rawan.

“Kerja sama dari para pengemudi truk sangat kami harapkan. Dengan mematuhi jam operasional, kita bersama-sama menciptakan lalu lintas yang lebih aman bagi seluruh warga Semarang,” tambah keterangan tersebut.

Bagi masyarakat umum, Dishub menyarankan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, personil masih bersiaga untuk memastikan kelancaran arus hingga jam sibuk pagi berakhir.

This will close in 0 seconds