SEMARANG – Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang mengeluarkan imbauan strategis bagi para calon pemudik. Berdasarkan data prediksi pergerakan masyarakat, puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi pada tanggal 17 dan 18 Maret 2026.
Masyarakat sangat disarankan untuk mengatur waktu perjalanan lebih awal guna menghindari kepadatan ekstrem yang diprediksi akan terjadi di sepanjang jalur arteri maupun jalan tol menuju arah timur.
Prediksi Pergerakan 21,97 Juta Pemudik dalam Satu Hari
Berdasarkan statistik arus mudik yang dirilis pemerintah, lonjakan volume kendaraan diprediksi akan mencapai puncaknya pada hari Rabu, 18 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, diperkirakan akan terjadi 21,97 juta pergerakan pemudik secara nasional.
Angka ini merepresentasikan sekitar 15,26% dari total prediksi keseluruhan pemudik tahun ini. Besarnya volume kendaraan yang terkonsentrasi dalam satu waktu tersebut berisiko memicu kemacetan panjang di titik-titik rawan, terutama di ruas tol Trans Jawa yang melintasi wilayah Kota Semarang.
Data Statistik: Mengapa Harus Mudik Lebih Awal?
Visualisasi data pada peta prediksi arus mudik menunjukkan bahwa simpul-simpul transportasi di Jawa Tengah akan menjadi titik pertemuan arus dari arah Jabodetabek. Tanpa manajemen waktu keberangkatan yang baik, durasi perjalanan dipastikan akan membengkak signifikan.
- Faktor Kepadatan: Konsentrasi 21,97 juta pergerakan pada H-2 atau H-3 Lebaran akan membebani kapasitas jalan tol melampaui batas normal.
- Kenyamanan Perjalanan: Dengan berangkat sebelum tanggal 17 Maret, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih longgar, waktu istirahat di rest area yang lebih terjamin, serta meminimalisir risiko kelelahan fisik bagi pengemudi.
Imbauan Dishub Kota Semarang bagi #MitraDarat
Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan. Mudik bukan sekadar sampai di tujuan, melainkan bagaimana sampai dengan selamat dan bahagia.
“Kami mengimbau kepada seluruh #MitraDarat, khususnya warga Semarang maupun pemudik yang akan melintas, agar sebisa mungkin menghindari tanggal-tanggal puncak tersebut. Yuk, mudik lebih awal agar perjalanan lebih lancar dan nyaman bersama keluarga,” tulis pesan resmi Dishub Semarang dalam keterangannya.
Selain pengaturan waktu, pemudik juga diminta untuk:
- Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan performa mesin, rem, dan lampu dalam kondisi prima.
- Pantau Info Lalin: Gunakan aplikasi navigasi dan pantau akun media sosial resmi Dishub Kota Semarang untuk pembaruan skema lalu lintas (One Way/Contra Flow).
- Siapkan Saldo E-Toll: Pastikan saldo uang elektronik mencukupi untuk menghindari antrean di gerbang tol.
Dengan perencanaan yang matang dan kemauan untuk berangkat lebih awal, diharapkan Angkutan Lebaran 2026/1447 H dapat berjalan dengan tertib, aman, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat.
#DishubKotaSemarang #MitraDarat #MenghubungkanIndonesia #NyamanBersama #MudikAman2026 #InfoMudik #SemarangTertib





